Saelany Serahkan Bantuan Pendidikan Program Paket

0
345

Walikota Pekalongan, HM Saelany Mahfudz serahkan bantuan pendidikan pada 1.179 warga belajar dari 20 kelompok belajar Program Kesetaraan Pendidikan Paket A, B, dan C di Aula Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Minggu malam (9/11/2018).

Kepala Dinas Pendidikan, Soeroso menyampaikan bahwa bantuan biaya pendidikan ini Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dari Dinas Pendidikan senilai Rp937.750.000 yang diberikan dalam bentuk biaya pendaftaran dan biaya tutor atau tatap muka. “Rincian bantuan untuk warga belajar yakni masing-masing mendapatkan biaya pendaftaran dan biaya tatap muka. Total warga belajar ada 1.650 orang, 1.179 orang Pekalongan dan 471 orang warga belajar bukan orang Pekalongan,” terang Soeroso.

Dijelaskan Soeroso, setiap tahun pertemuan atau tatp muka dilakukan sebanyak 105 kali. Pada awal pendidikan biaya pendaftaran Rp 315.000. “Pembagian bantuan biaya pendidikan untuk Paket A Rp155.000, Paket B Rp 420.000, dan Paket C Rp525.000,” ungkap Soeroso.

Walikota Pekalongan, HM Saelany Mahfudz sangat mengapresiasi Dinas Pendidikan Kota Pekalongan karena upayanya menyelenggarakan Kesetaraan Pendidikan untuk peserta Paket A, B, dan C. “Program ini mendukung pemerintah dalam mengentaskan wajib belajar sembilan tahun. Masyarakat Kota Pekalongan minimal sekolah sampai SMP sederajat,” tutur Saelany.

Lanjut Saelany mengatakan, masyarakat harus tetap meningkatkan ilmu dan ketrampilannya. Masyarkat tak boleh malu untuk belajar dan berketerampilan, masih ada Pendidikan Paket A, B, dan C. “Berdasarkan Peraturan Walikota Pekalongan tahun 2018 tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Pendidikan, program ini wajib digalakkan untuk mengurangi angka putus sekolah di Kota Pekalongan,” tandas Saelany.

Program ini diharapkan dapat memberikan motivasi bagi warga belajar agar lebih semangat belajar dan berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat. “Kami akan terus dukung program ini, meskipun secara fasilitas menggunakan sekolah yang kosong pada sore hari ini tak jadi masalah,” pungkas Saelany.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here