7 Cara Sederhana Agar Keluarga Mengurangi Penggunaan Plastik di Rumah

0
126

pekalongankota.or.id, PEKALONGAN – Bicara tentang polusi dan perubahan iklim, pada akhirnya akan ada pembahasan tentang plastik. Sekitar 18 miliar pon limbah plastik mengalir ke lautan setiap tahunnya, menakutkan, bukan?

Inilah pentingnya membuat komitmen mulai dari diri sendiri dan keluarga untuk mengurangi penggunaan plastik. Dilansir dari sheknows.com, berikut ini adalah beberapa cara sederhana agar keluarga ikut mengurangi penggunaan plastik di rumah, penasaran?

1. Jangan ada sedotan plastik

Cobalah mengganti penggunaan sedotan plastik di rumah dengan stainless steel, kaca, atau tembaga yang bisa digunakan kembali.

2. Beli tas belanja yang dapat digunakan kembali

Hampir di semua tempat perbelanjaan menawarkan tas belanja yang bisa digunakan kembali. Tahukah kamu butuh waktu sekitar 1.000 tahun untuk menguraikan 1 saja kantong plastik?

3. Gunakan tempat makan yang bisa digunakan lagi

Jika kamu terbiasa menggunakan plastik untuk membeli makan siang, sekarang saatnya berubah. Gunakan tempat makan yang ada di rumah dan bisa digunakan kembali untuk membawa bekal.

4. Bawa tempat sendiri untuk drive thru

Terbiasa membeli makanan cepat saji dan membawanya pulang? Mulai sekarang usahakan untuk membawa wadah atau tempat sendiri.

5. Mengganti sikat gigi

Sikat gigi yang kamu gunakan mungkin juga tidak ramah lingkungan karena mengandung mikroplastik. Mikroplastik adalah potongan plastik kecil yang dapat berbahaya bagi laut dan kehidupan perairan. Kamu bisa menggunakan sikat gigi yang terbuat dari kayu.

6. Mengganti korek api

Korek api juga bisa menjadi satu hal yang berbahaya bagi lingkungan. Jika kamu sering menggunakan korek api plastik, gantilah dengan produk yang lama.

7. Meminimalisir penggunaan plastik ketika berbelanja

Semakin sedikit barang yang kamu beli dikemas menggunakan plastik, semakin baik. Jika bisa, bawa wadah sendiri untuk apapun yang akan kamu beli atau pilihlah barang yang dikemas menggunakan kotak yang bisa didaur ulang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here