Dorong Virus Literasi, Dinarpus Ajak Anak Usia Dini Lomba Mewarnai

0
65

pekalongankota.or.id, PEKALONGAN – Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) senantiasa mendorong virus literasi dengan mengajak para anak usia dini melalui kegiatan lomba mewarnai kaligrafi yang diselenggrakan bekerjasama dengan Perpustakaan Kelurahan Podosugih. Sebanyak 25 anak-anak didampingi para orangtua mengikuti lomba tersebut di Aula Kelurahan Podosugih, Kamis (4/7/2019).

Ibu Camat Pekalongan Barat, Renny Dwi Santi saat hadir membuka kegiatan tersebut menuturkan sangat mendukung adanya loma mewarnai sebagai sarana edukasi kepada anak-anak akan pentingnya budaya literasi.

“Kegiatan ini sangat bagus sekali bagi anak-anak dalam mengisi hari libur mereka daripada mereka lebih banyak bermain gadget. Dengan kegiatan semacam ini, mereka lebih banyak berimajinasi dengan warna dan gambar jauh guna mendorong pengenalan budaya literasi kepada anak-anak,” ucap Renny.

Kepala Bidang Perpustakaan Dinarpus Kota Pekalongan, Dra. Ade Hawati mengungkapkan kegiatan ini juga melatih anak-anak untuk menumbuhkan minat anak-anak usia dini dalam wilayah seni mewarnai yang baik dan bagus.

“Kami mengharapkan anak-anak yang setelah mengikuti lomba mewarnai ini, mereka minat akan membaca buku dan bercerita juga akan meningkat. Memang diperlukan peran orangtua yang harus membiasakan untuk melatih mengenalkan dan mengajarkan baca buku kepada anak-anaknya. Karena mereka masih anak usia dini, setidaknya para orangtua bisa mulai rutin membacakan buku cerita kepada anaknya,” tutur Ade.

Ditambahkan Pengurus Perpustakaan Kelurahan Podosugih, Khaerawati menyampaikan terimakasih kepada Dinarpus yang telah berkenan membantu memfasilitasi kegiatan lomba tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi adanya kegiatan ini bekerjasama dengan Dinarpus setempat. Lewat mewarnai ini anak-anak bisa bermain dengan warna dan gambar. Mereka juga bisa menyalurkan potensi yang dimilikinya dan bebas berimajinasi sekreatif mungkin. Mewarnai memang cukup membuat anak bahagia. Bakat akan muncul sendiri jika anak merasa senang dan dilakukan terus menerus,” terang Khaerawati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here