Sebanyak 82% Warga Kota Pekalongan Dapat Bantuan

0
63

pekalongankota.or.id, Pemerintah Kota Pekalongan telah mengolah data penerima bantuan di Covid-19 dari Pemerintah Pusat, Jaringan Pengaman Sosial (JPS) dari Provinsi Jawa Tengah, dan Kota Pekalongan agar tak tumpang tindih. Awalnya kisaran 7.010 KK yang mengembalikan, kemudian data diolah kembali dan yang mengembalikan bertambah, alhasil hampir 14 ribu KK di Kota Pekalongan dengan sadar mengembalikan bantuan JPS Covid-19.

Mulai hari Senin (29/2020) bantuan yang telah dikembalikan ini dibagikan kembali ke masyarakat Kota Pekalongan yang belum mendapatkan bantuan apapun dan ekonominya lemah. Dari 99 ribu KK di Kota Pekalongan, sebanyak 81 ribu KK mendapat bantuan dari pemerintah pusat atau provinsi atau Kota Pekalongan. Sehingga 82% penduduk Kota Pekalongan menerima bantuan. 18% sisanya yakni ASN, pensiunan TNI, Polri, pegawai BUMN, dan BUMD serta masyarakat mampu tidak mendapat bantuan.

Hal ini diungkapkan Plt Kepala Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos-P2KB) Kota Pekalongan, Ir Budiyanto MPi MHum. “Semua lini yang membutuhkan bantuan akhirnya sudah dapat. Untuk data KK baru yang mendapat bantuan ini kami sesuai dengan mekanisme, bersumber dari RT diserahkan ke kelurahan kemudian ke Dinsos-P2KB, kemudian kami  validasi lagi, apakah yang bersangkutan sudah dapat atau benar-benar mampu,” terang Budiyanto.

Dinsos-P2KB Kota Pekalongan saat ini sudah pakai aplikasi sederhana, sehingga data yang diserahkan semakin valid.

Walikota Pekalongan, HM Saelany Machfudz SE meninjau pembagian bantuan di Kelurahan Tirto, Bandengan, Setono, dan Kuripan Yosorejo. Usai monitoring di Tirto Walikota Saelany mengungkapkan bahwa janji Pemerintah Kota Pekalongan untuk memberikan bantuan ke seluruh masyarakat yang membutuhkan akhirnya bisa terpenuhi. “Semoga bantuan hari ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya serta dapat meringankan beban masyarakat,” tutur Saelany.

Disampaikan Saelany bahwa bantuan yang diberikan sebesar Rp600 ribu untuk hampir 14 ribu KK. “Harapannya masyarakat Kota Pekalongan merasa gembira ria sehingga imun mereka semakin meningkat dan tidak terkena penyakit,” pungkas Saelany.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here