Pemkot Berikan Uang Caton kepada 2850 Santri

0
54

pekalongankota.or.id, Pemerintah Kota Pekalongan melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda memberikan bantuan uang caton (uang makan bulanan) kepada 2850 santri asal Kota Pekalongan. Pemberian bantuan tersebut secara simbolis dilakukan oleh Walikota Pekalongan,HM Saelany Machfudz,SE didampingi Kabag Kesra Setda, Slamet Mulyo,SE,MSi kepada perwakilan santri maupun orangtua santri setiap kecamatan, bertempat di Ruang Amarta Setda setempat, selama 4 hari, Selasa-Jumat(14-17/7/2020)

Usai menyerahkan bantuan dana caton, Saelany menyampaikan bahwa bantuan dana caton sebesar Rp250 ribu/santri diberikan kepada 2850 santri tersebut dilakukan guna membantu meringankan beban orangtua santri di tengah pandemi Covid-19 yang masih melanda.

“Hari ini kami mulai bagikan bantuan caton(uang makan santri dalam sebulan) sebesar Rp250 ribu per santri. Adapun yang menerima bantuan ini sebanyak 2.850 santri asal Kota Pekalongan dengan total anggaran yang dikeluarkan hampir Rp1 Milliar untuk bantuan uang caton, pemeriksaan kesehatan santri sebelum diberangkatkan ke pondok, bantuan beras dan alat thermogun kepada pondok pesantren yang ada di Kota Pekalongan,” tutur Saelany.

Saelany mengungkapkan bahwa bagi santri yang telah terlanjur berangkat ke pondok, bantuan dana caton dapat diterimakan oleh orangtuanya.

“Bagi mereka yang sudah diberangkatkan ke ponpes, kami berikan ke orangtuanya untuk membantu biaya kelangsungan hidup anaknya di pondok. Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat bagi mereka,” jelas Saelany.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat ( Kabag Kesra) Setda Kota Pekalongan, Slamet Mulyo,SE,MSi menerangkan, pembagian uang caton ini merupakan pertama kali yang dilakukan Pemerintah Kota Pekalongan dalam rangka pemerintah hadir membantu santri-santrinya yang akan berangkat kembali ke ponpes untuk menimba ilmu. Dalam pelaksanaannya, lanjut Mulyo, penerima bantuan uang caton ini adalah santri-santriwati asal Kota Pekalongan, yang ditunjukkan dengan bukti Kartu Santri (Surat Keterangan Mondok), fotocopy KTP, Akte Kelahiran dan KK sesuai yang dipersyaratkan.

“Pelaksanaan pembagian bantuan caton dilakukan selama 4 hari yang dibagi per kecamatan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 di Kota Pekalongan. Kebetulan hari pertama ini untuk santri asal Pekalongan Selatan, besok Pekalongan Utara, lusa Pekalongan Barat,dan hari terakhir atau Jumat mendatang untuk Pekalongan Timur,” papar Slamet Mulyo.

Ketua PC RMI-NU Kota Pekalongan, Kyai Abdul Kholid Ma’rufi menyampaikan apresiasi atas kepedulian Pemkot Pekalongan yang telah memberikan bantuan dana caton kepada santri-santriwati Kota Pekalongan.

“Kami menyampaikan terimakasih kepada Pemkot Pekalongan yang telah membantu proses pemberangkatan santri ke Ponpes melalui dana caton sebesar Rp250 ribu per santri. Semoga bantuan ini terus berlanjut tidak berhenti di tahun ini saja, terutama untuk membantu santri yang kurang mampu secara ekonomi,” ujar Kyai Ma’rufi.

Hal senada diungkapkan orangtua dari salah satu santri asal Kelurahan Kuripan Kertoharjo, Mahruz, pihaknya sangat berterimakasih atas dikucurkannya dana caton ini.

“Alhamdulillah kami selaku orangtua santri yang akan mondok di luar kota sangat terbantu, terlebih anak kami ada 2 orang yang mondok, setidaknya ini bisa membantu kami untuk biaya daftar ulang atau uang makan anak kami selama di pondok pesantren,” tandas Mahruz.

Pemerintah Kota Pekalongan melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda memberikan bantuan uang caton (uang makan bulanan) kepada 2850 santri asal Kota Pekalongan. Pemberian bantuan tersebut secara simbolis dilakukan oleh Walikota Pekalongan,HM Saelany Machfudz,SE didampingi Kabag Kesra Setda, Slamet Mulyo,SE,MSi kepada perwakilan santri maupun orangtua santri setiap kecamatan, bertempat di Ruang Amarta Setda setempat, selama 4 hari, Selasa-Jumat(14-17/7/2020)

Usai menyerahkan bantuan dana caton, Saelany menyampaikan bahwa bantuan dana caton sebesar Rp250 ribu/santri diberikan kepada 2850 santri tersebut dilakukan guna membantu meringankan beban orangtua santri di tengah pandemi Covid-19 yang masih melanda.

“Hari ini kami mulai bagikan bantuan caton(uang makan santri dalam sebulan) sebesar Rp250 ribu per santri. Adapun yang menerima bantuan ini sebanyak 2.850 santri asal Kota Pekalongan dengan total anggaran yang dikeluarkan hampir Rp1 Milliar untuk bantuan uang caton, pemeriksaan kesehatan santri sebelum diberangkatkan ke pondok, bantuan beras dan alat thermogun kepada pondok pesantren yang ada di Kota Pekalongan,” tutur Saelany.

Saelany mengungkapkan bahwa bagi santri yang telah terlanjur berangkat ke pondok, bantuan dana caton dapat diterimakan oleh orangtuanya.

“Bagi mereka yang sudah diberangkatkan ke ponpes, kami berikan ke orangtuanya untuk membantu biaya kelangsungan hidup anaknya di pondok. Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat bagi mereka,” jelas Saelany.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat ( Kabag Kesra) Setda Kota Pekalongan, Slamet Mulyo,SE,MSi menerangkan, pembagian uang caton ini merupakan pertama kali yang dilakukan Pemerintah Kota Pekalongan dalam rangka pemerintah hadir membantu santri-santrinya yang akan berangkat kembali ke ponpes untuk menimba ilmu. Dalam pelaksanaannya, lanjut Mulyo, penerima bantuan uang caton ini adalah santri-santriwati asal Kota Pekalongan, yang ditunjukkan dengan bukti Kartu Santri (Surat Keterangan Mondok), fotocopy KTP, Akte Kelahiran dan KK sesuai yang dipersyaratkan.

“Pelaksanaan pembagian bantuan caton dilakukan selama 4 hari yang dibagi per kecamatan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 di Kota Pekalongan. Kebetulan hari pertama ini untuk santri asal Pekalongan Selatan, besok Pekalongan Utara, lusa Pekalongan Barat,dan hari terakhir atau Jumat mendatang untuk Pekalongan Timur,” papar Slamet Mulyo.

Ketua PC RMI-NU Kota Pekalongan, Kyai Abdul Kholid Ma’rufi menyampaikan apresiasi atas kepedulian Pemkot Pekalongan yang telah memberikan bantuan dana caton kepada santri-santriwati Kota Pekalongan.

“Kami menyampaikan terimakasih kepada Pemkot Pekalongan yang telah membantu proses pemberangkatan santri ke Ponpes melalui dana caton sebesar Rp250 ribu per santri. Semoga bantuan ini terus berlanjut tidak berhenti di tahun ini saja, terutama untuk membantu santri yang kurang mampu secara ekonomi,” ujar Kyai Ma’rufi.

Hal senada diungkapkan orangtua dari salah satu santri asal Kelurahan Kuripan Kertoharjo, Mahruz, pihaknya sangat berterimakasih atas dikucurkannya dana caton ini.

“Alhamdulillah kami selaku orangtua santri yang akan mondok di luar kota sangat terbantu, terlebih anak kami ada 2 orang yang mondok, setidaknya ini bisa membantu kami untuk biaya daftar ulang atau uang makan anak kami selama di pondok pesantren,” tandas Mahruz.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here