Satu Pasien Covid-19 Kota Pekalongan Meninggal

0
45

pekalongankota.or.id, Satu pasien terkonfirmasi positif asal Kota Pekalongan meninggal dunia. Jenazah pasien tersebut telah dimakamkan sesuai mekanisme atau prosedur tetap (protap) Covid-19 oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pekalongan, di TPU Sapuro, Jumat (17/7/2020).

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan sekaligus Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pekalongan, Dr Slamet Budiyanto SKM MKes saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon. Adanya pasien meninggal ini menambah jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Pekalongan yang meninggal menjadi dua orang.

Budi menjelaskan, almarhumah berusia 85 tahun, warga Slamaran, Kelurahan Krapyak, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan. Yang bersangkutan memiliki riwayat penyakit penyerta, riwayat kontak, ketika sakit ia dikunjungi cucunya dari Solo. “Dua hari sebelumnya, Rabu (15/7/2020) pasien sempat menjalani perawatan di RS Budi Rahayu Kota Pekalongan. Melihat gejala pasien seperti terkena Covid-19, dilakukan tes swab. Pada Kamis (16/7/2020) swabnya dikirim ke RSMB Semarang, dan Kamis malam keluar hasil bahwa yang bersangkutan dinyatakan positif Covid-19,” terang Budi.

Lanjut Budi menerangkan bahwa pada pagi hari tadi pukul 05.30 yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia sehingga penanganan jenazah pemulasarannya sesuai dengan jenazah Covid-19. “Pemulasaran jenazah dilakukan dengan kerjasama dari BPBD, Polri, RS Budi Rahayu, dan pihak kelurahan setempat. Jenazah dimakamkan kisaran pukul 10.00 wib,” jelas Budi.

Total kasus Covid-19 di Kota Pekalongan ada 18 kasus. Yang meninggal 2 orang. Selanjutnya Dinas Kesehatan akan melalukan surveilans keluarga yang saat itu memang mempunyai kontak erat dengan yang bersangkutan.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekalongan, Saminta SPd menambahkan bahwa pihaknya memperoleh informasi dari Dinas Kesehatan dan langsung mengerahkan anggotanya untuk menyiapkan kelengkapan dengan APD lengkap sesuai protap pemakaman jenazah Covid-19. “Koordinasi cepat kami lakukan dengan rumah sakit, petugas kepolisian, TNI, pihak kelurahan, serta tim di Sapuro. Alhamdulillah, proses pemakaman berjalan lancar dan cepat sesuai protap penanganan Covid-19 yang telah ditetapkan. Sebelum dan selesai pemakaman, petugas juga disemprot disinfektan,” pungkas Saminta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here